Gunung Penanggungan sebagai Kawasan Cagar Budaya Yang Harus Di lindungi

image
By usi_pasca On Monday, March 20 th, 2017 · no Comments · In

Gunung Penanggungan dalam Kitab Negara Kertagama disebut dengan Gunung Pawitra karena bentuknya yang gagah dengan puncak kerucut dan di kanan-kirinya terdapat anak gunung, sehingga terkesan sosok seorang perwira yang gagah perkasa dan keberadaanya tidak akan pernah terlepas dari sejarah masa Kerajaan Majapahit termasuk era dimana jauh sebelum kerajaan Majapahit berdiri yaitu pada situs Prabu Airlangga dengan petirtaan Jolotundo dan Candi Sumber tetek, maka tidak ada kata tidak selain menjaga dan melestarikan peninggalan budaya leluhur yang terdapat di wilayah gunung penanggungan, hal tersebut yang disampaikan oleh Suparto Wijoyo Koordinator Magister Sains Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga ketika diwawancarai oleh JTV dalam acara SOROT, Minggu 19 maret 2017, beragam desakan akan perlindungan terhadap cagar budaya di kawasan ini pula yang membuat pemerintah provinsi melalui Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menetapkan Gunung Penanggungan sebagai Kawasan Cagar Budaya yang harus dilindungi.

Secara keseluruhan SK tersebut menyebutkan bahwa Gunung Penanggungan merupakan tempat bersejarah bagi Bangsa Indonesia karena di lokasi tersebut banyak warisan berupa benda-benda bersejarah peninggalan kerajaan-kerajaan masa lalu.

“Situs ini harus menjadi sarana untuk belajar bagi generasi muda, agar mereka tahu kebesaran Kerajaan Majapahit dan bangga atas budaya bangsanya. Sehingga para generasi muda dapat mewarisi jiwa besar, tidak mudah menyerah dan mampu menghadapi kesulitan untuk kesejahteraan bangsanya. , mampu meningkatkan kesejahteraan,” tutur Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo dicuplik dari wartabromo.com (foto: DIREKTUR SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS AIRLANGGA :
Prof. Dr. Hj. Sri Iswati, SE., M.Si., Ak.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *